Rabu, 02 November 2016

Pengalaman Ikut Charity Run


Hola para pembaca!! Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam mengikuti event lari yang diadakan  oleh Himpunan Mahasiswa Statistika di BINUS University dan Teach for Indonesia, yaitu CHARITY RUN!! Charity Run diadakan pada hari Minggu 30 Oktober 2016 saat sedang Car Free Day di daerah Alam Sutera. Acara dimulai jam setengah 7 dimana garis startnya adalah jalan raya di depan gedung Prominence.

Jadi Charity Run ini adalah acara yang diadakan untuk menggalang dana. Hm, kira-kira dana yang terkumpul itu buat siapa ya? Ternyata dana itu akan disumbangkan untuk para penderita kanker yang disupport oleh Bracelet of HOPE loh temen-temen!! Wah, uda bisa lari bareng pagi-pagi, dapet merchandise, juga sekalian membantu teman-teman kita yang menderita kanker, paket komplit deh.

Mungkin dari kalian ada yang berpikir, ngapain sih ikut acara beginian, toh lari keliling komplek aja bareng temen bisa gratis, ga bayar kaya ikut Charity Run ini. Aduh kalian ini ya, sini biar abang jelasin (padahal belum tentu ada yang mikir kaya gini >o<). Untuk diri kita, ikut acara seperti ini itu membawa efek langsung kepada badan kita, yaitu tubuh kita jadi sehat karena berolahraga di pagi hari. Apalagi larinya bareng temen-temen, wah makin seru kan!! Selain itu kita juga mendapatkan baju dan medali sebagai apresiasi bahwa kita telah ambil bagian dalam kegiatan sosial ini. Nah, untuk orang lain tentunya kita membantu meringankan beban orang-orang yang sedang membutuhkan (dalam acara ini yaitu para penderita kanker).

Nah, jadi saya akan menceritakan kronologis acara ini dari sudut pandang saya *cie elah bahasanya*.
Saya dan teman saya tiba di depan gedung Prominence jam 6.15. Saat tiba di sana, sudah banyak para runner yang bersiap-siap menunggu mulainya acara ini. Kira-kira jam 6.30 acara pun dimulai. Saya pun mulai berlari bersama teman-teman saya. Wah memang melelahkan ya lari sejauh kurang lebih 5 Km. Tapi saya dan teman-teman saya tidak patah semangat. Kami pun terus berjuang dan akhirnya sampai di garis finish bersama-sama.

Nah saya akan share foto saya bersama temen-temen saya setelah melewati garis finish.

Saya (paling kanan) bersama teman-teman saya setelah sampai di garis finish

Nah sekian dulu deh sharing pengalaman ikut Charity Run nya. Jadi jangan pada males ya buat ikut kegiatan sosial seperti ini. Selain sehat jasmani, jiwa kita juga disegarkan saat kita meringankan beban orang lain.

Sampai jumpa di postingan berikutnyaaaa. Ciao~

Kamis, 19 Maret 2015

Pengalaman Ikut Run for Leprosy

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Hari Minggu 15 Maret, saya berpartisipasi dalam acara Run for Leprosy, acara lari yang diadakan oleh TFI. Run for Leprosy adalah salah satu kegiatan yang peduli pada kesehatan masyarakat Jakarta dan Indonesia. Dengan mengikuti kegiatan ini artinya semua peserta mau mulai mengerti dan menerima teman-teman yang terkena atau pernah terkena kusta. Saya datang jam setengah 6 pagi untuk parkir di Mall @Alam Sutera dan saat itu para pelari sudah bersiap-siap untuk mengikuti acara.

Saya kira lari sejauh 5 km itu tidak seberapa. Tetapi setelah dijalani, lelahnya luar biasa. Tetapi secara keseluruhan acaranya asik banget. Di tengah jalan, kami dibagikan minuman air dan Hydro Coco, mungkin supaya meminimalisir kemungkinan pelari modar di tengah jalan kali ya hehehe. Para peserta juga ga kalah gokil, saya melihat ada pelari yang ikut jalur 10km menyusul saya. Macam punya tenaga kuda orangnya haha. Saat jarak ke garis finis kira-kira tinggal 100 m, saya dan teman saya tancap sprint sampai selesai. Setelah lewat garis finis rasanya bangga sekali, walaupun sampainya agak lama sih. Saya sampai ke garis finis jalur 5 km selama 49 menit. Sesampainya kembali di Binus, saya dibagikan medali dan minuman. Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini. 

Buat yang belum tau kusta itu apa, saya akan sharing sedikit tentang penyakit tersebut. Penyakit kusta atau juga dikenali sebagai penyakit Hansen juga Leprosy, merupakan penyakit berjangkit yang disebabkan oleh jangkitan Mycobacterium lepraePenyakit ini disebabkan oleh basilus yang membiak amat perlahan dan kebanyakkannya menjejaskan kulit, saraf, dan membran mukus. Organisme ini tidak pernah dibiakkan dalam media bakteriologi atau kultur sel, tetapi telah dibiakkan dalam tapak kaki tikus. Ia berkait dengan M. tuberculosis, basilus yang menyebabkan batuk kering.

Saya berkomitmen untuk tidak memandang mreka yang berpenyakit kusta sebagai orang yang rendahan. Mereka sama seperti kita, manusia yang butuh perawatan saat terkena penyakit. Dan jika berkesempatan, saya ingin membantu para penderita kusta secara langsung.

Saran saya, jika di tubuh anda muncul bercak kulit yang tidak biasa, segeralah diperiksa ke pusat kesehatan terdekat. Jangan ditunda-tunda lagi. Karena pengobatan yang lebih cepat akan penyakit kusta akan lebih baik untuk keselamatan anda. Dan jika kita masih dalam keadaan sehat, marilah kita bersama-sama menjaga kesehatan tubuh kita. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan berolahraga secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita terhadap kebanyakan penyakit. Dan jangan terlalu dekat apalagi kontak tubuh dengan orang yang sedang terjangkit penyakit menular, karena anda bisa saja tertular.

Sudah dulu dari saya. Saya mengharapkan TFI mengadakan acara seperti Run for Leprosy lagi di waktu yang akan datang untuk membantu dan mendukung saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan dalam bentuk apapun.

Sekian :)




Kamis, 30 Oktober 2014

Tugas Rangkuman Algoritma

PENGANTAR ALGORITMA DAN PROGRAM


Definisi Algoritma
     Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus
dapat ditentukan bernilai salah atau benar.

Penyajian Algoritma
         Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan
struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris)
dan pseudocode. Pseudocode adalah kode yang mirip dengan kode
pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga lebih tepat
digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan
kepada pemrogram.

Berikut adalah contoh dari Pseudocode:

Set total to zero
Set grade counter to one
While grade counter is less than or equal to ten
Input the next grade
Add the grade into the total
Set the class average to the total divided by ten
Print the class average.









Sedangkan algoritma disajikan dengan gambar, misalnya dengan flowchart.

Berikut adalah contoh dari flowchart:



LampFlowchart.svg.png



Algoritma yang Baik
Sebuah algoritma yang baik memiliki sifat-sifat berikut:
  1. Benar, di mana algoritma menyelesaikan masalah dengan tepat, sesuai dengan definisi masukan / keluaran algoritma yang diberikan.
  2. Efisien, berarti algoritma menyelesaikan masalah tanpa memberatkan bagian lain dari apliikasi. Sebuah algoritma yang tidak efisien akan menggunakan sumber daya (memori, CPU) yang besar dan memberatkan aplikasi yang mengimplementasikan algoritma tersebut.
  3. Mudah diimplementasikan, artinya sebuah algoritma yang baik harus dapat dimengerti dengan mudah sehingga implementasi algoritma dapat dilakukan siapapun dengan pendidikan yang tepat, dalam waktu yang masuk akal.
Format Input Output

Fungsi Output

1. printf()
          Fungsi printf() berguna untuk menampilkan semua jenis data baik number, string, atau karakter. Perhatikan contoh printf berikut ini :
#include
main()
{
int value=5;
printf(“Hello World\n”);
printf(“value = %d \n”,value);


2. puts
          Cara lain untuk menampilkan suatu keluaran ke layar adalah menggunakan fungsi puts. Tetapi fungsi puts hanya digunakan untuk menampilkan nilai string dan sudah mengandung line feed atau escape sequence ganti baris. Perhatikan contoh berikut :

#include
main()
{
puts(“Bahasa C menyenangkan ”);
puts(“Belajar bahasa C “);
}





3.putchar
          Fungsi ini digunakan untuk menampilkan sebuah karakter saja dan tidak mengandung escape sequence “\n”. perhatikan contoh berikut :

#include
int main()
{
Char a;
 printf("masukkan nama = ");scanf("%c",&a);
 printf("inisial  \n");
putchar(a);
}

Fungsi Input

1. scanf
          Jika fungsi scanf ini digunakan untuk membaca data dengan tipe array, karakter yang selanjutnya kita sebut dengan istilah string, maka fungsi ini hanya akan membaca data sampai ditemukan blank(space). Dengan demikian nilai setelah blank dianggap bukan lagi nilai dari variabel yang akan mengisi variabel tersebut. Fungsi scanf lebih cocok digunakan untuk data-data numerik.

          Fungsi scanf biasanya digunakan bersama-sama dengan fungsi printf. Perhatikan contoh berikut :

#include
int main()
{
char a[25];
int b;
printf("a = ");scanf("%s",a);
printf("b = ");scanf("%d",&b);
printf("Data yang anda masukkan adalah \n");
printf("a = %s \n",a);
printf("b = %d \n",b);
}






2. gets
          Fungsi gets adalah untuk meminta inputan berupa kata atau kalimat sampai akhir line.


#include<stdio.h>
int main(){
char name[25];
char addr[50];
printf(“Name : ”);gets(name);
printf(“Addr : ”);gets(addr);
printf(“\n”);
printf(“Data youve inputed : \n”);
printf(“Name : %s \n”,name);
printf(“Addr : %s \n”,addr);
return 0;
}

3. getchar()
          Fungsi dari getchar adalah untuk memasukkan sebuah nilai karakter ke variabel yang bertipe karakter.

#include<stdio.h>
int main(){
char grade;
printf(“Your grade : ”);
grade=getchar();
printf(“Youve inputed this grade = %c \n”,grade);
}












Operator, Operand, and Arithmetic

Operasi dalam Bahasa C
          Operasi adalah suatu proses yang dikerjakan oleh program untuk melakukan tindakan tertentu pada suatu nilai. Operasi selalu melibatkan operand dan operator. Operand adalah suatu nilai yang dioperasikan sedangkan operator sebagai pelaku operasi tersebut. Disini aku akan menjelaskan jelaskan mengenai operator dalam bahasa C.

          Operator digunakan untuk menyatakan suatu perhitungan/operasi. Operator dapat terbagi atas:
         
   1. Operator aritmatika
   2. Operator penugasan
   3. Operator relational  
   4. Operator unary
   5. Operator logika  
   6. Operator Bitwise



 1. Operator Aritmatika                           
          Dalam bahasa C disediakan lima operator aritmatika, yaitu:
+  : untuk pertambahan
-   : untuk pengurangan
*  : untuk perkalian
/   : untuk pembagian
         % : untuk sisa pembagian (modulus) Operator Modulus tidak dapat dioperasikan ke tipe data float atau double

2 Operator Penugasan
Operator Penugasan (Assignment operator) dalam bahasa C berupa tanda sama dengan “=”. 
 Contoh:
nilai = 25; 
z = x * y;  
artinya: variabel “nilai” diisi oleh 25 dan variabel “z” diisi oleh hasil perkalian x dan y 

3. Operator Relational  (Perbandingan)

Operator Hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah nilai atau variabel). Operator-operator hubungan dalam bahasa C adalah sebagai berikut:


Tabel Operator-operator Perbandingan

Operator 
Arti 
Contoh 
< 
Kurang dari
x < y  Apakah x kurang dari y
<=
Kurang dari sama dengan
x <= y Apakah x kurang dari sama dengan y
> 
Lebih dari
x > y  Apakah x lebih dari y
>=
Lebih dari sama dengan
x >= y Apakah x lebih dari sama dengan y
= =
Sama dengan
x = = y Apakah x sama dengan y
!=
Tidak sama dengan
x != y Apakah x tidak sama dengan y



 Contoh

int A=10, B=5;
A>B;  nilai numeriknya 1 (true)
A
A==B; nilai numeriknya 0 (false)
A!=B; nilai numeriknya 1 (true)  













4. Operator Unary

      Operator Unary merupakan operator yang hanya membutuhkan satu operand saja. Dalam bahasa C terdapat beberapa operator unary yang sering digunakan, yaitu :

Tabel Beberapa Operator Unary

!  : Operasi negasi (kebalikan).
~ : Negasi pada bitwise (berhubungan dengan bilangan biner).
-  : Menyatakan nilai negatif.
++ : Increment (penambahan). Operand ditambah dengan angka 1.
-- : Decrement (pengurangan). Operand dikurang dengan angka 1.
& : Digunakan untuk mengetahui alamat memori suatu variabel.
*  : Digunakan untuk mengetahui nilai suatu pointer pada alamat memori.

5. Operator Logika
Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operator-operator hubungan. Operator logika ada tiga macam, yaitu :
&&  : Logika AND (dan) 
||  : Logika OR (atau) 
!  : Logika NOT (ingkaran) 


















6. Operator Bitwise 
        operator bitwise => >>, << Operator ini digunakan untuk memanipulasi nilai pada bit. Contoh: 9>>2 hasilnya adalah 2. Bagaimana bisa begitu? Mari kita lihat pengoperasiannya dalam bilangan biner.

9 = 1001

9>>2 maksudnya nilai biner pada angka 9 digeser 2 digit ke sebelah kanan.

2 digit 0 ditambahkan di sebelah kiri (00)=> 0010(01) = 2 digit sebelah kanan dihilangkan

hasilnya: 0010 = ini adalah angka biner dari 2

Jika anda bingung, mungkin anda perlu belajar tentang cara mengkonversikan angka desimal ke dalam biner atau sebaliknya.
  

Operator Pemendekan

Bahasa C menyeediakan operator pemendekan. apakah itu?
operator yang dimaksudkan untuk memendekkan operasi misalnya

x + = 2 adalah kependekan dari x = x + 2
x - = 2 adalah kependekan dari x = x - 2
x * = 2 adalah kependekan dari x = x * 2
x / = 2 adalah kependekan dari x = x / 2
x % = 2 adalah kependekan dari x = x % 2
x << = 2 adalah kependekan dari x = x << 2
x >> = 2 adalah kependekan dari x = x >> 2
x & = 2 adalah kependekan dari x = x & 2
x | = 2 adalah kependekan dari x = x | 2
x ^ = 2 adalah kependekan dari x = x ^ 2








Data Type


          Tipe data merupakan bagian yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap intruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Misalnya 5 dibagi 2 bisa menghasilkan data yang berbeda tergantung tipe datanya. Jika 5 dibagi 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilaii 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2,5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa C terdapat beberapa tipe data dasar, yaitu :



 
TIPE
Lebar
Jangkauan Nilai
int
16 bit
-32768 s/d 32767
unsigned int
16 bit
0 s/d 65535
long int
32 bit
-2147483648 s/d 2147483649
unsigned long int
32 bit
0 s/d 4294967296
float
32 bit
3.4E-38 s/d 3.4E+38
double
64 bit
1.7E-308 s/d 1.7E+308
char
8 bit
-128 s/d 127
unsigned char
8 bit
0 s/d 255









Selection

IF statement
Statement if adalah salah satu statement yang digunakan untuk penyeleksian kondisi. Statement ini merupakan statement percabangan paling dasar, jika suatu terpenuhi alias bernilaitrue maka akan menjalankan tertentu. Dan jika tidak maka tersebut tidak akan dijalankan.
sintak:
if (kondisi) {
statement;
}


Contoh : 

#include   
 #include   
 void  main()
 {
int hari;
printf("Masukkan angka : ");
                scanf("%d", &hari);
 if (hari==1)
                  {
printf (“Senin”);
}
}








IF-ELSE statement
Statement ini merupakan pengembangan dari “if” statement, ketika suatu tidak terpenuhi maka akan menjalankan . Tetapi ketika menemukan “else if” statement maka dilakukan pengecekan kembali.
Sintak: Sintak :
if (kondisi) {
statement;
             }
else {
statement;
            }
else
}

Contoh : 

 #include
int main()
{
     int bilangan;
     printf("Masukkan sebuah bilangan : ");
     scanf("%d", &bilangan);
     if ( bilangan % 2 == 0)
         printf("%d adalah bilangan genap", bilangan);
     else
         printf("%d adalah bilangan ganjil", bilangan);
    return 0;
}













SWITCH CASE
Statement ini digunakan untuk melakukan percabangan alur yang efektif digunakan untuk alur program mempersyaratkan banyak kondisi. 

Sintak  :    

switch( expression ) {
    case A:
      statement list;
      break;
    case B:
      statement list;
      break;
    ...
    case N:
      statement list;
      break;
    default:
      statement list;
      break;
  }

Contoh : 
#include  
#include  
void main() 
int x; 
printf("1. Nilai Fisika\n"); 
printf("2. Nilai Matematika\n"); 
scanf ("%d", &x); 
switch (x) 
     case 1: printf("Nilainya 85"); break; 
     case 2: printf("Nilainya 90"); break; 
     default: printf("Tidak ada nilainya"); 
getch(); 
}

Repetition

Pengulangan
          Struktur pengulangan adalah struktur program yang digunakan untuk melaksanakan suatu pernyataan secara berulang-ulang. C memiliki tiga struktur pengulangan yaitu For, While, dan Do-while.


For
          Pengulangan For merupakan pengulangan yang terdapat tiga ekspresi yang digunakan untuk mengendalikan proses pengulangan.

Bentuk umum struktur pengulangan
For (ekspr 1; ekpr 2; eksr 3)
            Pernyataan

#include<stdio.h>

int main()
{
     int i;
     for (i=5; i>0; i--)
     {
printf("saya suka belajar dasar-dasar pemrograman\n",i);
     }
     return 0;
}




















While
          Pengulangan while membentuk suatu struktur pengulangan yang akan mengulang pelaksanaan pernyataaan di dalam badan pengulangan selama ekspresi yang diperiksa bernilai benar.
Bentuk umum struktur pengulangan
While (ekspresi)
   Pernyataan

#include<stdio.h>

int main()
{
     int n = 5;
    
     while(n<7)
     {
          printf("n = %d\n", n);
          n++;
          printf("Sekarang n = %d\n", n);
     }
     return 0;
}


























do-while
          Pengulangan do-while merupakan pengujian dilakukan di bagian akhir setelah melalui badan pengulangan, sehingga badan pengulangan pastilah pernah dilaksanakan, paling sedikit satu kali.  

Bentuk umum struktur pengulangan
Do
    Pernyataan
While (ekspresi);

#include <stdio.h>

int main()
{
     int v = 1;
     do
     {
          printf("dasar-dasar pemrograman\n");
          v++;
     }
     while(v<=6);
     return 0;
}